PENYULUHAN DIABETES MELLITUS KEPADA PENUNGGU PASIEN DI RUANG DAHLIA GARING

MATERI   : PENYULUHAN DIABETES MELLITUS KEPADA PENUNGGU PASIEN
RUANG      : DAHLIA GARING BRSUD KAB.TABANAN
TANGGAL : SABTU, 23 SEPTEMBER 2017
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN NERS, STIKES BALI

DIABETES MELITUS

Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu kelompok penyakit metabolic yang ditandai oleh hiperglikemia karena gangguan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Keadaan hiperglikemia kronis dari diabetes berhubungan dengan kerusakan jangka panjang, gangguan fungsi dan kegagalan berbagai organ, terutama mata, ginjal, saraf, jantung, dan pembuluh darah.

Factor Resiko Yang Tak Dapat Berubah :

  1. Genetik: Diabetes dapat diturunkan dari keluarga yang mengidap penyakit diabetes, karena kelainan gen mengakibatkan tubuhnya tidak menghasilkan insulin dengan baik.
  2. Jenis Kelamin : Setelah usai 30 th, wanita lebih beririko daripada pria. Wanita yang terkena diabetes selama kehamilan memiliki resiko lebih tinggi untuk terjangkit diabetes Tipe II pada usia lanjut.
  3. Umur : DM Tipe II bertambah sejalan dengan usia, jumlah sel beta yang produktif berkurang seiring pertambahan usia.

Factor Resiko Yang Dapat Berubah :

  1. Berat Badan : sebanyak 80-85% penderita diabetes Tipe II menderita kegemukan.
  2. Pola Makan : kurang gizi atau kelebihan berat badan sama-sama meningkatkan resiko diabetes. Mal nutrisi dapat merusak pancreas sedangkan mengakibatkan gangguan kerta insulin.
  3. Aktifitas Fisik : olahraga bagi penderita diabetesberpotensi sebagai pelindung yang meningkatkan kepekaan jaringan terhadap insulinhingga 60%.

Tanda dan gejala :

  1. Sering buang air kecil
  2. Cepat haus
  3. Cepat lapar
  4. Cepat Lelah, mengantuk, dan kelemahan otot
  5. Kesemutan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *